Langsung ke konten utama

Pelestarian Tradisi Leluhur, Babinsa Hadir Dampingi Persiapan Upacara Besar Pasek Sanak Sapta Rsi di Gianyar Selatan

 

 

Gianyar — Samplangan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka menjaga komunikasi dan memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan adat keagamaan, Babinsa Kelurahan Samplangan Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Komang Yudiartana bersama Bhabinkamtibmas Samplangan Aiptu Ida Bagus Made Suartana melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan panitia pelaksana upacara Atma Wedana dan Nila Pati pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Lingkungan Samplangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan komsos tersebut diterima oleh panitia, khususnya koordinator banten Nyoman Gede Atmika, yang menyampaikan berbagai persiapan yang telah dilakukan menjelang pelaksanaan upacara puncak yang dijadwalkan pada 6 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga melakukan pendataan serta koordinasi terkait jumlah peserta dan kebutuhan pengamanan selama rangkaian upacara berlangsung.

Berdasarkan informasi panitia, upacara Atma Wedana dan Nila Pati akan diikuti oleh 56 puspa dari berbagai pesemetonan Pasek di wilayah Gianyar Selatan, di antaranya dari Banjar Kesian Lebih, Kelurahan Beng, Banjar Pasdalem Gianyar, Desa Tegal Tugu, serta Kelurahan Samplangan. Selain itu, sekitar 40 orang peserta juga akan melaksanakan upacara metatah (mepandes) dan mapetik sebagai bagian dari rangkaian kegiatan adat yang sakral dan penuh makna spiritual.

Dalam komsos tersebut, Babinsa menegaskan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali. Ia juga mengimbau panitia agar selalu berkoordinasi dengan aparat terkait apabila terdapat hal-hal yang memerlukan bantuan, khususnya dalam hal pengaturan keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya upacara.

Upacara Atma Wedana sendiri merupakan salah satu ritual penting dalam ajaran Hindu di Bali yang bertujuan untuk menyucikan roh leluhur agar mencapai alam yang lebih luhur. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi sejak dini, diharapkan seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan lancar, khidmat, serta tetap menjaga situasi wilayah Samplangan yang aman dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiga Pilar Desa Mas Pastikan Kelancaran Rangkaian Karya Ngodakan dan Ngeratep

  Gianyar —   Ubud, Minggu (19/10/2025) Demi kelancaran pelaksanaan kegiatan adat di wilayah binaannya, Babinsa Desa Mas Koramil 1616-02/Ubud Sertu Made Surita bersama Bhabinkamtibmas Desa Mas Aiptu Made Karuna dan Pecalang Desa Adat Banjar Bangkilasan Desa Mas Kecamatan Ubud melaksanakan kegiatan pengawalan serta pengaturan arus lalu lintas dalam rangka Upacara Melasti Ida Sesuhunan Ratu Sakti Pura Merta Sari Banjar Bangkilasan Desa Mas Kecamatan Ubud. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Karya Ngodakan dan Ngeratep yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2025. Pada pelaksanaan Upacara Melasti tersebut, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pecalang secara sinergis melakukan pengawalan iring-iringan Ida Sesuhunan Ratu Sakti Pura Merta Sari menuju Pantai Purnama, Kecamatan Sukawati. Adapun rute yang dilalui dimulai dari Pura Merta Sari Banjar Bangkilasan menuju Jalan Raya Mas – Sakah – Batuan – Sukawati – Guwang – hingga ke Pantai Purnama. Prosesi diikuti oleh sekit...

Wujud Kepedulian Babinsa, Pastikan Upacara Ngaben Berjalan Aman dan Lancar di Desa Serongga

    Gianyar – Serongga, Senin (27/10/2025) Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan adat keagamaan di wilayah binaan, Babinsa Desa Serongga Koramil 1616-01/Gianyar Kopka I Komang Sudarnita melaksanakan pengamanan upacara Pitra Yadnya (Ngaben) warga Desa Adat Serongga, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar. Adapun warga yang diupacarai dalam kegiatan Ngaben tersebut yakni: Almarhum I Made Sura, lahir di Gianyar pada 31 Desember 1949 (usia 76 tahun), beralamat di Banjar Serongga Kelod, meninggal dunia pada 21 Oktober 2025 karena sakit faktor usia. Almarhumah Ni Wayan Rumi, lahir di Gianyar pada 11 Desember 1940 (usia 85 tahun), beralamat di Banjar Serongga Kelod, meninggal dunia pada 18 Oktober 2025 karena sakit faktor usia, yang pada upacara kali ini diupacarai ngurugin/dikubur. Kurang lebih 300 orang warga turut hadir dan mengikuti rangkaian prosesi upacara dengan penuh khidmat dan rasa gotong royong sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada leluhur. Dal...

Letkol Kav Rizal Wijaya Pastikan Kesiapan Dapur Makan Bergizi Gratis di Gianyar

  Gianyar – Samplangan, Selasa (30/9/2025). Komitmen Kodim 1616/Gianyar dalam mendukung program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kembali terlihat nyata. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., melakukan kunjungan ke lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Rumah Makan Kolam Pancing Telaga Sari, Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar.   Kehadiran orang nomor satu di jajaran Kodim 1616/Gianyar tersebut disambut hangat oleh para pengelola Dapur MBG dan stakeholder terkait. Turut mendampingi dalam kegiatan ini antara lain Danramil 1616-01/Gianyar Lettu Inf Bambang Sutikno, Babinsa Samplangan Serka I Komang Yudiartana, Korwil BGN Kabupaten Gianyar I Wayan Pramana Eka Putra, Bagian Survei SPPG Dewa Dyas, serta Owner Dapur MBG, Made Wira Sila.   Dalam kunjungannya, Dandim secara langsung meninjau kesiapan dapur beserta peralatan yang tersedia. Beliau menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana agar kegiat...